Wagub Kalteng Pantau Karhutla Palangka Raya, BPB-PK Kalteng Perkuat Penanganan Lapangan
PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperketat koordinasi dan pemantauan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya dan sekitarnya.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden, Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalteng Ahmad Toyib, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), meninjau langsung beberapa titik lokasi pemadaman dan pendinginan lahan pada Kamis (27/8/2026).
Baca juga : Huma Betang Night Semarakkan HUT ke-81 RI dan HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai
Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan penanganan oleh personel gabungan berjalan efektif sekaligus menginventarisasi kendala yang dihadapi petugas di lapangan.
Sebagai bentuk dukungan moral dan penunjang operasional, Pemprov Kalteng turut menyalurkan bantuan logistik berupa asupan nutrisi dan vitamin guna menjaga stamina serta kesehatan para petugas serta relawan yang beroperasi di area terdampak.
Edy Pratowo menekankan bahwa ancaman karhutla tidak boleh dianggap sebagai ancaman musiman biasa karena berdampak langsung pada kualitas udara, kesehatan publik, serta mobilitas perekonomian warga.
Baca juga : Gubernur Kalteng Pastikan Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla melalui Kunjungan ke Posko Pulang Pisau
"Hari ini saya meninjau kondisi karhutla di sekitar lingkar luar Kota Palangka Raya. Kita tidak boleh menganggap persoalan ini sebagai hal biasa. Karhutla bukan hanya mengancam lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, dan kualitas udara," tegas Edy di Palangka Raya, Kamis.
Dalam kesempatan tersebut, Edy mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran lahan yang berisiko memperluas sebaran titik api (hotspot).
Ia juga mengapresiasi kerja keras tim gabungan dari unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, perangkat daerah, hingga relawan masyarakat yang terus bersiaga.
Baca juga : Lima Aplikasi E-Government, Inovasi Pemprov. Kalteng Untuk Permudah Akses Informasi
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan. Kepada seluruh pihak yang terlibat, saya minta agar penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan berkelanjutan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, menyatakan bahwa jajarannya bersama tim gabungan terus memperkuat pemantauan wilayah dan kesiapsiagaan personel di seluruh titik rawan karhutla.
"Kami dari BPB-PK Provinsi Kalteng bersama seluruh unsur tim gabungan terus menyiagakan personel dan peralatan pemadaman di lapangan. Selain menggencarkan upaya pemadaman dan pendinginan lahan di titik-titik api yang terdeteksi, pemantauan secara berkelanjutan terus kami lakukan guna memastikan penanganan dapat berjalan cepat, terukur, dan meminimalkan potensi meluasnya kebakaran," kata Ahmad Toyib.
Sinergi seluruh pihak diharapkan mampu mempercepat penanganan titik-titik api, mencegah meluasnya kebakaran, serta meminimalkan dampak Karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat di Kalimantan Tengah.
(Foto: PPID BPB-PK Prov. Kalteng/O) /Edt : EK
Sumber : MMC Kalteng, Layanan E-Government Diskominfo Prov. Kalteng